Thursday, May 12, 2016

Hari ini, 11 mei.
Aku mendapati hatiku sangat sakit.
Rasanya seperti luka pedih yang kembali terulang. Rasanya seperti ditinggalkan. Ya rasanya seperti dibuang. Aku tak paham, kenapa selalu seperti ini. Kenapa hal sepele dibesar-besarkan, pikirku.
Rasanya seperti aku saja yang selalu salah. Apa iya aku memang selalu salah? Atau memang miss communication saja? Pikiranku bercabang-cabang.

Ah, aku tak bisa menjelaskan lagi pedih yang seperti apa yang kurasakan, seakan hujan hari ini tak henti-hentinya turun membasahi bumi pertiwi ini. Hujan yang biasanya suasananya gerah, cerah dan kemudian muncul pelangi, hari ini berubah menjadi dingin, kelabu, dan tak ada pelangi.

Aku melihat wajahku di cermin, semua sia-sia, pikirku. Aku sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi entah kenapa kejadian ini terulang lagi. Aku tak paham. Aku seperti air yang dipakai untuk mandi, mengalir ke comberan lalu ke paret lalu ke sungai lalu entah kemana air itu bermuara. Tak ada gunanya lagi.

Sejenak aku berpikir kembali. Apa harus aku yang terus mengalah? Apa harus ku korbankan (lagi) gengsi ku demi memperbaiki semuanya? Atau apakah aku yang terlalu bodoh selama ini?

Sudahlah. Biarlah waktu yang menjawabnya. Biarlah diamku menggerogoti seluruh kesunyian ini. Sampai pada akhirnya aku menemukan kembali cahaya yang selalu membuatku hangat seperti hujan di kala itu. Tak seperti hujan hari ini. Aku percaya, aku mampu menemukan pelangi di setiap hujan yang menghampiri bumi pertiwi ku.

Saturday, October 26, 2013

6 Perubahan pada Kurikulum 2013 Dibanding Kurikulum Lama



Ilustrasi(dok detikcom)

Jakarta - Kurikulum 2013 mulai diterapkansecara bertahap mulai Senin (15/7/2013). Ada 6 perbedaan Kurikulum 2013dibanding kurikulum lama. Apa saja?

"Sedikitnya, ada enam perubahan yang dapat dilakukan bersamaan denganpenerapan Kurikulum 2013," demikian rilis Kemendikbud yang disampaikanKepala Pusat Komunikasi Publik Kemendikbud, Ibnu Hamad, Minggu (14/7/2013).

Pertama, terkait dengan penataan sistem perbukuan.

Lazim berlaku selama ini, buku ditentukan oleh penerbit, baik menyangkut isimaupun harga, sehingga beban berat dipikul peserta didik dan orang tua.Menyangkut isi, karena keterbatasan wawasan dan kepekaan para penulis,kegaduhan terhadap isi buku pun sering terjadi. Kejadian terakhir di KabupatenBogor pada buku Pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD (Cerita porno,red).

Penataan sistem perbukuan dalam implementasi Kurikulum 2013 dikelola oleh PusatKurikulum dan Perbukuan dan substansinya diarahkan oleh tim pengarah danpengembang kurikulum. Tujuannya agar isi dapat dikendalikan dan kualitas lebihbaik. Selain itu, harga bisa ditekan lebih wajar (public awareness).

Kedua, penataan Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) di dalampenyiapan dan pengadaan guru.

Ketiga, penataan terhadap pola pelatihan guru.



Jakarta - Pengalamanpada pelaksanaan pelatihan instruktur nasional, guru inti, dan guru sasaranuntuk implementasi Kurikulum 2013, misalnya, banyak pendekatan pelatihan yangharus disesuaikan, baik menyangkut materi pelatihan maupun model dan polapelatihan.

Momentum Kurikulum 2013 adalah hal yang tepat untuk melakukan penataan terhadappola pelatihan guru termasuk penjenjangan terhadap karir guru dankepangkatannya.

Ke depan, sedang disiapkan konsep yang terintegrasi antara jenjang karier dankepangkatan dengan penilaian profesi guru. Selama ini keduanya terpisah.

Keempat, memperkuat budaya sekolah melalui pengintegrasiankurikuler, ko-kurikuler, dan ekstrakurikuler, serta penguatan peran gurubimbingan dan konseling (BK).

Kelima, terkait dengan memperkuat NKRI. Melalui kegiatanekstrakurikuler kepramukaanlah, peserta didik diharapkan mendapat porsitambahan pendidikan karakter, baik menyangkut nilai-nilai kebangsaan,keagamaan, toleransi dan lainnya.

Keenam, ini juga masih terkait dengan hal kelima, memperkuatintegrasi pengetahuan-bahasa-budaya.

Pada Kurikulum 2013, peran bahasa Indonesia menjadi dominan, yaitu sebagaisaluran mengantarkan kandungan materi dari semua sumber kompetensi kepadapeserta didik, sehingga bahasa berkedudukan sebagai penghela matapelajaran-mata pelajaran lain.

Kandungan materi mata pelajaran lain dijadikan sebagai konteks dalam penggunaanjenis teks yang sesuai dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Melalui cara ini, makapembelajaran bahasa Indonesia termasuk kebudayaan, dapat dibuat menjadikontekstual. Sesuatu yang hilang pada model pembelajaran bahasa Indonesia saatini.

"Dari efek domino itulah maka Kurikulum 2013 adalah bagian tidakterpisahkan untuk menata berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegaramelalui sektor pendidikan. Karena itu, Kurikulum 2013 sesungguhnya bukankurikulum program kementerian, tetapi kurikulum yang menjadi programpemerintah," demikian rilis Kemendikbud.

Bagaimana tanggapan kamu para pembaca mengenai Kurikulum 2013?
PRO / KONTRA ?

Inilah 5 Womenpreneur Cantik Yang Sukses Membangun Usaha Dari Nol

Memulai karir sebagai wirausaha memang perlu tekad yang besar. Meskipun telah berlabel aktris, tidak menjadi halangan untuk membuka usaha sendiri. Di sisi lain, banyak juga perempuan-perempuan yang pintar di bidangnya, lalu mengembangkan ilmunya menjadi suatu usaha yang menjanjikan. Berikut lima wirausaha perempuan yang dinilai oleh CNN Money sangat kuat dalam bisnisnya tahun lalu.


1. Jessica Alba

Aktris Fantastic Four ini ternyata mempunyai usaha yang serius selain menjalani profesinya dalam berlakon di layar lebar. Tahun lalu, Jessica Alba mendirikan perusahaan perawatan untuk anak-anak yang diberi nama The Honest Company.

Perusahaan tersebut menjual produk-produk untuk bayi yang ramah lingkungan. Misalnya saja popok bebas bahan kimia, tisu dan beberapa produk lain yang tidak membahayakan bayi. Perusahaan tersebut memperoleh modal sebesar USD 27 juta dari beberapa investor seperti General Catalyst, Lightspeed Venture Partners dan Institutional Venture Partners.

Artis yang berumur 31 tahun ini mengaku menularkan produk-produk ramah lingkungan untuk bayi kepada ibu-ibu muda untuk masa depan yang lebih baik.

2. Jill Becker

Setelah lulus dari Universitas Harvard di Amerika Serikat dengan gelar Ph.D di bidang Kimia, perempuan 39 tahun ini mengembangkan sistem Atomic Layer Deposition (ALD).?

Produknya ini adalah film yang sangat tipis dengan beberapa bahan seperti anti refleksi, konduksi listrik dan anti UV yang biasanya digunakan untuk ponsel pintar, sel surya dan produk-produk anti matahari lain.

Dengan uangnya sendiri, dia mengembangkan perusahaannya, Cambrige Nanotech, dari rumahnya dan merangkai sendiri ALD mulai tahun 2003. Kerja keras dia ternyata membuahkan hasil. Dia dinobatkan sebagai salah satu wirausaha Ernst & Young 2010 dan pendapatan perusahaannya mencapai USD 18 juta (Rp 174 miliar) di 2011.

3. Theresa Fette

Perempuan 34 tahun ini telah mendirikan perusahaan jasa pengelolaan dana pensiun, Provident Trust Group, pada tahun 2008 lalu. Perusahaan Theresa ini kini telah melayani sekitar 30.000 klien yang mencari alternatif investasi untuk mengelola dana pensiun mereka.

Perempuan asal Las Vegas ini mendirikan perusahaan keuangannya untuk menghidupkan kembali dunia keuangan yang disebutnya stagnan.

Dengan aset klien yang lebih dari USD 3 miliar, penjualan Provided Trust diperkirakan bisa meningkat menjadi USD 5 juta tahun lalu.

4. Christiane Lemieux

Setelah lulus dari Parson's School of Design di tahun 1997 lalu, Lemieux bekerja sebagai desainer properti rumah tangga Portico di New York. Pada saat itu banyak klien yang menyukai ide dan desain dia yang diterjemahkan pada hunian masing-masing klien.

Pada saat itulah dia memutuskan untuk keluar dan mendirikan usaha sendiri dengan nama DwellStudio di tahun 2000. Dia mengatakan bisnisnya ini sebagai ekonomi baru dari beberapa merek yang lebih dulu terkenal seperti Pottery Barn. Meski begitu, dia mengaku sukses tidak datang dalam semalam.

"Saya membuat kesalahan pada awal-awal bisnis saya seperti dengan mengatakan ya untuk semuanya. Itu membuat saya kehilangan momentum untuk pertumbuhan bisnis saya. Harusnya saya mengatakan ya untuk hal yang mendorong bisnis saya dan tidak untuk hal yang tidak mendorong pertumbuhan bisnis saya," ujar dia.

Tahun 2010, DwellStudio telah membuka toko pertamanya di pusat perdagangan aksesoris rumah di New York, ABC Home & Carpet. Mei tahun lalu, cabangnya bertambah yaitu di SoHo Manhattan.

5. Alexa Von Tobel

Sebagai broker di Morgan Stanley tahun 2006, Von Tobel mulai sadar bahwa dia tidak begitu paham dengan penataan keuangan pribadi. Begitupun dengan teman-temannya. Pada saat dia bersekolah di Harvard Business School tahun 2008, dia mengambil cuti untuk mendalami tentang hal tersebut.

Pada umur 28, dia memulai dengan membuat blog yang kini menjadi alat untuk mengelola keuangan perempuan. Perusahaannya yang mempunyai nama LearnVest ini telah meraup USD 25 juta dan telah meluncurkan LearnVest Planning Service. Fasilitas tersebut memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan pengelola keuangan yang mengubah apapun yang rumit menjadi laporan keuangan yang sederhana.? Fasilitas tersebut dijual dengan harga USD 89 hingga USD 599 untuk beberapa paket jasa yang berbeda. (bn)

Sumber :  http://www.ciputraentrepreneurship.com/international-womenpreneur/inilah-5-womenpreneur-cantik-yang-sukses-membangun-usaha-dari-nol